Cagar Alam Tampek Gobah Aripan Didatangi Peziarah

Pameran Karya Instalasi dan Teater Mencabik Pekik Sunyi

Mencabik Pekik Punyi5

Siapa sangka limbah laut bisa mengasilkan karya instalasi seni rupa yang begitu mempesona. Di tangan empat orang perupa milineal Sumatera Barat potongan-potongan kayu dari limbah laut disulap menjadi karya seni bernilai tinggi. Karya instalasi Mencabik Pekik Sunyi adalah salah satu karya yang terbukti sukses menghibur masyarakat khususnya di Sumatera Barat.

Khairil Mahmud adalah sosok penggagas limbah laut menjadi nilai seni. Karena tempat tinggal yang berdekatan dengan bibir pantai, resah melihat limbah yang selalu bermunculan terus menerus apalagi setelah hujan datang, muncul lah ide mengolah limbah laut menjadi hal yang berguna.

Karya instalasi seni rupa berbahan limbah kayu inilah yang berhasil memukau pengunjung saat dipamerkan di Galery Taman Budaya, Dinas Kebudayaan Provinsi Sumbar pada tanggal 10 sampai 13 Desember 2020 lalu. Ada 15 karya instalasi yang dipamerkan berkolaborasi dengan pertunjukan teater Nan Tumpah bertajuk “Mencabik Pekik Sunyi” yang disutradarai Mahatma Muhammad.

Karya instalasi seni rupa yang dipamerkan didominasi oleh limbah kayu dan ada 15 karya instalasi yang dihasilkan perupa dan penata panggung oleh Khairil Mahmud, Rahmad Fernando, Febri Pratama Putra, dan Joni Mukrizal dengan mengusung tema isu ekologi lingkungan.

Posted in

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya